Saturday, September 17, 2011

Candi Cetho Relief Sejarah Kehidupan

Candi Cetho relief sejarah kehidupan - Lanjutan dari postingan Kebun Teh Kemuning pesona Keindahan Gunung Lawu yang membuat jernih suasana dan sejuknya hawa dingin yang menyengat kulit tak menghentikan perjalanan kami menuju sebuah peninggalan sejarah yang terdapat tidak jauh dari lokasi kebun teh kemuning. Candi Cetho terletak di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, pada ketinggian 1.400m di atas permukaan laut. Merupakan candi hindu peninggalan masa akhir pemerintahan Majapahit (abad ke-15).

Dalam perjalanan penuh tantangan ini, pasalnya jalan yang harus kami lewati berupa tanjakan yang tak pernah habis sebelum sampai ke tempat tujuan gigi satu menjadi harapan kami dalam menempuh jalan tanjakan ini. Banyak sekali para pengendara motor yang tidak kuat untuk menjinakkan tanjakan Candi Cetho ini.

Dan akhirnya kami pun sampai tempat tujuan kami walaupun harus berperang melawan jalanan yang berliku dan menanjak tajam itu. Memang sebuah situs sejarah yang sangat misteri dengan tatanan candi yang sangat indah membuat para pengunjung candi tidak bosan. Di depan pintu masuk candi terdapat gapuro yang menjulang langit. Candi Cetho mempunyai sembilan tingkatan berundak namun Sebenarnya Candi Cetho memiliki tigabelas tingkatan berundak, namun hanya sembilan tingkatan berundak yang dipugar. Di teras kedua kami mendapat informasi bahwa halaman ini merupakan tempat petilasan Ki Ageng Krincingwesi, leluhur dusun Cetho


Pada teras ketiga terdapat susunan batu yang membentuk kura-kura raksasa yang konon sebagai lambang Majapahit. Didepan kepala kura-kura terdapat simbol phallus (alat kelamin laki-laki) sepanjang 2 meter dilengkapi dengan hiasan tindik (piercing) bertipe ampallang. Kura-kura adalah lambang penciptaan alam semesta sedangkan penis merupakan simbol penciptaan manusia. darii suryasengkala berangka tahun 1373 Saka, atau 1451 masehi.

Tak ketinggalan kami untuk mengabadikan momen ini dengan berfoto bersama teman - teman. selain wistawan domestik Candi Cetho juga wisatawan mancanegara yang antusias ingin melihat indahnya candi cetho. Di teras ketujuh terdapat sepasang arca. Di sisi utara merupakan arca Sabdapalon dan di selatan arca Nayagenggong, dua tokoh setengah mitos (banyak yang menganggap sebetulnya keduanya adalah satu orang) yang diyakini sebagai abdi dan penasehat spiritual Sang Prabu Brawijaya V.

Indonesia kaya akan peninggalan sejarah yang merupakan bukti bahwa indonesia merupakan multi budaya yang patut di banggakan yang menjadi motivasi dalam bhineka tunggal ika. sebagai kasatuan nusantara . Masih banyak lagi tempat indah dan mengandung unsur budaya di sekitar lereng gunung lawu. nikmati cuaca yang ekstrim " dingin menantang " he.3x ,,

"Bravo Objek wisata Karanganyar"
Jangan lupa baca juga Kebun Teh Kemuning pesona Keindahan Gunung Lawu

No comments:

Post a Comment